Implementasi Program Insinerasi Sederhana Minim Asap dalam Menjaga Kualitas Lingkungan di Desa Pananjung
DOI:
https://doi.org/10.62515/society.v3i1.1222Keywords:
waste management, environment, INSEMAAbstract
The waste management is one of the main challenges in both rural and urban environments. The practice of burning waste by the community often causes thick smoke and has the potential to pollute the air. This community service program aims to implement a simple, low-smoke incineration program to maintain environmental quality in Pananjung Village. The method used to carry out this community service program is participatory action research or PAR. The results of the activity show that the use of simple low-smoke incineration has been able to reduce the volume of household waste and reduce the density of smoke produced in Pananjung Village, Pangandaran Regency. In addition, education on waste management has also been able to build community awareness of the importance of protecting the environment and the dangers of conventional waste burning. This is evident from the community's contribution and participation in the use and maintenance of the equipment.
References
Adi, I. R. (2013). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.
Alya Qoiri Gucella, et al (2025). Inovasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Melalui Teknologi Incinerator di Desa Kedokan Bunder: Program Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, Volume 4, No. 1, Tahun 2025. https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb
Aprianti, D. (2021). Strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(2), 145–153.
Asnifatima, A., Martin, A. D., & Kalbu, S. (2019). Pengolahan Sampah Mandiri Dengan Insenerasi Sederhana Minim Asap (Insema) di Kelurahan Bojongkerta, Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor Selatan, Kota Bogor Selatan, Kota Bogor, Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1-12.
Aziz, A., Muniroh, A., A’yuni, Q., Sunarti, M., & Putri, L. R. (2024). Pengelolaan sampah di Tembokrejo Kota Pasuruan: Penggunaan Biopori dan Incinerator Domestik. Kesejahteraan Bersama:Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat, 77-92.
Darmasetiawan, C. (2018). Teknologi tepat guna untuk pengelolaan limbah rumah tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(1), 25–34.
Effendi, H. (2016). Telaah kualitas air: Bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Yogyakarta: Kanisius.
Haryono, S. (2020). Teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Ismainar, H., Afriza, B., Marlina, H., & Atika, W. (2021). Gerakan Mengurangi Sampah Plastik dan Resiko Membakar Sampah Dengan Pemberian Edukasi Kesehatan Melalui Penyuluhan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 188-195.
Mauliana, M., & Budiandari, R. U. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Kepatihan Melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Insenerasi Sederhana Minim Asap (Insema). Jurnal Abdimas Indonesia, 5(2), 753-760. https://doi.org/10.34697/jai.v5i2.1528
Nugraha, R., & Fitria, A. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 67–79.
Nurhidayati, N., & Kurniasih, E. (2019). Penerapan prinsip 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 110–120.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga.
Purnomo, E. P., & Hadi, S. (2017). Peran teknologi sederhana dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 6(3), 187–196.
R. Dewi, et al., (2020). Sistem Pengolahan Sampah Domestik Dengan Menggunakan Incinerator Drum Bekas. Seminar Nasional AVoER XII, 2020 Palembang, 18 - 19 November 2020 Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya
Setiawan, A. (2015). Dampak lingkungan dari pembakaran sampah terbuka di permukiman pedesaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 55–63.
Siswanto, H. P. (2017). Peran Kuliah Kerja Nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 12–20.
Slamet, J. S. (2012). Kesehatan lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sudrajat, A. (2019). Implementasi prinsip 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Teknik Lingkungan, 25(1), 34–42.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Supriyadi, D., & Astuti, R. (2020). KKN sebagai sarana pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 45–55.
Tchobanoglous, G., Theisen, H., & Vigil, S. (1993). Integrated solid waste management: Engineering principles and management issues. New York: McGraw-Hill.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Wahyuni, S. (2018). Metodologi penelitian pengabdian masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Wulandari, D., & Prasetyo, A. (2021). Penerapan incinerator sederhana dalam mengurangi pencemaran udara dari sampah. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 4(2), 99–108.
Yuliana, R. (2016). Kesehatan masyarakat dan dampak pencemaran lingkungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 11(2), 123–131.














