Workshop Pemanfaatan Limbah Menjadi Alat Peraga di Desa Ciganjeng
DOI:
https://doi.org/10.62515/society.v3i1.1233Keywords:
Community Service Program, waste, eaching aids, workshop, environmental educationAbstract
The objective of this community service project is to examine the implementation of a workshop on converting waste into educational aids in Ciganjeng Village. This workshop program was conducted as an effort to enhance creativity, environmental awareness, and the availability of alternative learning materials in Ciganjeng Village, particularly in early childhood education centers. The implementation method included observation, planning, training, and evaluation. The results of the program showed an improvement in participants’ skills in processing household waste (plastic, cardboard, used bottles) into simple teaching aids that can be used in the learning process, particularly at the early childhood and elementary school levels. This program had a positive impact on raising public awareness in reducing environmental pollution and supported the teaching and learning process through affordable, practical, and eco-friendly media
References
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Hamalik, O. (2015). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayat, R., & Putri, A. (2020). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Media Pembelajaran IPA Kreatif. Jurnal Pendidikan Sains, 8(1), 45–53.
Marlina, L. (2017). Peran Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 112– 123.
Nurdin, E., & Anwar, S. (2019). Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(1), 21–30.
Nurhayati, E. (2021). Pendidikan Lingkungan Berbasis Daur Ulang Sampah di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 12(3), 211–220.
Prasetyo, B., & Jannah, M. (2019). Model Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(2), 75–85.
Rusman. (2018). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sanjaya, W. (2019). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Siti Aliyah, dkk., (2017). Pemanfaatan Sampah sebagai Alat Peraga Edukatif bagi Siswa PAUD. (2017). Journal of Dedicators Community, 1(1), 69-75. https://doi.org/10.34001/jdc.v1i1.439
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Suprijono, A. (2016). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suryani, N. (2018). Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Media Pembelajaran Kreatif. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 55–62.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Wahyuni, S. (2020). Pemanfaatan Sampah Plastik sebagai Media Pembelajaran Sains Kreatif. Jurnal Pendidikan IPA, 6(2), 89–97.
Yuliana, D., & Ramadhan, F. (2020). Kreativitas Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Barang Bekas. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 33– 41.














